LAGI
Lagi-lagi ratusan hari terlewati. Entah sudah berapa banyak waktu yang terbuang untuk hal yang tak perlu. Terkadang aku merasa bahwa betapa beraninya aku menyia-nyiakan waktu yang tak bisa ku minta dan ku atur sesuka hatiku.
Lagi-lagi tentang waktu. Jika diingat kembali, waktu selalu menjadi titik awal untuk memulai dan titik henti untuk mengakhiri. Ya, waktu selalu menjadi penentu pada tiap perjalanan. Segala yang dirindukan hanya ada di masa lalu, dan hal yang kadang dikhawatirkan ada di masa depan.
Komentar
Posting Komentar